Gusdurian

Surat Terbuka Untuk Politisi Banten

Terkhusus untuk para politisi Banten, yang sedang bersiap,menghadapi Pilkada 2017 nanti, sudahi dulu lah debat kusir tentang siapa cal...

Kamis, 16 Oktober 2008

Malam Jum'at di Pesantren babakan.

Selepas maghrib, ribuan santri Assalafie babakan Ciwaringin, Cirebon, sibuk dengan alamnya masing-masing. Ada yang termenung, ada yang tepekur dengan tasbih di tangan, ada yang masih sibuk menghafal, ada pula yang hilir mudik ke kantin, masjid besar, maupun ke maqbaroh (komplek pemakaman para kiai), berziarah, sambil cuci-mata. Maklum, malam itu adalah malam istimewa, di mana para santri, baik putra, maupun putri, diliburkan dari kegiatan, sejak ba'da magharib, hingga waktu jamaah isya dimulai. liburan yang singkat, sebenarnya. tapi inilah libur yang ditunggu-tunggu.
Ya, malam Jum'at, bagi para santri adalah malam istimewa. bagi mereka yang taat, inilah malam terbaik untuk berdzikir, dan melakukan ritus-ritus sunnah sebagai ajang mendekatkan diri pada Tuhannya. malam ini juga konon penuh keramat, karenanya, mereka yang gemar dengan kejadugan, malam jum'at menjadi ajang lelakon yang pas. Bagi mereka yang rajin, waktu libur yang sempit pun digunakan untuk menghafal, muthola'ah, dan diskusi (tapi ini jarang terjadi, kecuali jika menjelang ujian, atau setoran hafalan).
Tapi tak semua santri berbuat bajik. adapula yang 'nyantai' (hampir senada dengan malas), sedikit selon, bahkan badung. Bagi mereka yang senang santai, malam ini jadi malam yang indah untuk mencari tempat menyepi, dan tidur sepuasnya, setelah sebelumnya, menitip agar dihadirkan dalam absensi acara marhaba dan khitobah, kepada ketua kamar.
sedang yang selon, memanfaatkannya untuk berjalan-jalan, mencari tempat ngopi, atau jajanan-jajanan yang biasanya dijajakan di area maqbaroh, dan jika 'titip absen marhaba' telah dilakukan, maka jalan-jalan bisa dilanjutkan ke rumah atau kosan kawan yang tinggal di dekat pesantren. kadang juga sekalian pulang ke rumah, dan baru kembali pada Jumat sore.
Dan bagi mereka yang badung, malam jum'at adalah malam yang aman untuk ke bioskop, atau sekedar berkencan di kosan kawan (di lingkungan Pesantren babakan, terdapat kost-kostan dan kontrakan, yang disediakan penduduk lokal, bagi pelajar yang tak betah tinggal di pesantren). ini kisah nyata delapan tahunan lalu, entah saat ini.


0 komentar:

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com