Gusdurian

Surat Terbuka Untuk Politisi Banten

Terkhusus untuk para politisi Banten, yang sedang bersiap,menghadapi Pilkada 2017 nanti, sudahi dulu lah debat kusir tentang siapa cal...

Rabu, 13 Mei 2015

Patah Hati dan Curanrek

Seorang kawan mengaku tak enak makan, gak bisa tidur, karena dengar kabar kekasihnya akan menikah dengan sosok pilihan kakaknya. 
"Kupikir itu bagus. Kau bisa diet, ditambah sedikit yoga dan latihan fitnes mungkin perutmu bisa berubah sixpack," kataku.
"Kau malah becanda. Hati ini sakit bro! Apalagi saat dia nelpon dan mengundangku," sahutnya penuh emosi.
" Ah, usah terlampau melodramatik. Terkadang tangisan hati bermanfaat buat melatih fleksibilitas rasa agar hidupmu tak mudah patah arang,"  ujarku meniru motivator Mario Teguh​ .
"Kampret! Mungkin kau belum pernah rasakan sakitnya dikhianati. Pake ceramah, sok bijak banget!" Ia mulai menggerutu, kali ini sambil mengambil gelas kopi dan korek dihadapanku. Membakar kretek, lalu mengantongi korek warisan seorang tamu itu tanpa ekspresi berdosa.
"Lah, terus maumu apa? Dan sejak kapan patah hati berimbas pada aksi klepto curanrek?," aku merogoh saku kemejanya, mengembalikan korek ke tempat yang tepat, di atas bungkus rokok. Sebagai klaim balik bahwa itu korek tak bisa dikantongi semaunya.
"He.He. Maaf. Mestinya kau kasih saran yang asik lah. Bukan malah menyepelekan masalah yang bikin sesak ini," dia berapologi. 
Ok, kataku. Secara spiritual, males makanmu bisa dialihkan ke puasa, mumpung masih Rajab. Dan insomnia dadakan itu bisa memantapkan latihan spiritual itu,  bila kau bisa ambil tradisi puasa tanpa tidur untuk merayu Tuhan dan segala mahluk astral agar semesta mendukung setiap langkahmu kelak.  Bisa juga kau tiru pengalaman sohibku, membalik ujung karpet yang diduduki calon mempelai saat akad. Agar si pria tak mampu membaca akad nikah secara sempurna. Di sana kau bisa hadir sebagai pahlawan yang menggantikan posisi mempelai pria, setelah menghafal kalimat akad yang gak sulit itu.
Kawanku ini mulai tercenung dan mengakui keabsahan motivasiku
"Saranmu oke juga bro. Yang terakhir boleh kucoba. Tapi tak mampu aku menggantikan mempelai prianya. Karena aku gak punya mas kawin yang diminta kekasihku. S6 Edge dan BMW 320 D," keluhnya..
Begitulah, cinta, deritanya tiada akhir, kata Cu Pat Kai.

0 komentar:

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com